Penyakit gula darah atau diabetes menyerang orang-orang yang tidak efektif bergerak. Jadi, berhati-hatilah bagi karyawan yang kesibukannya hanya duduk-duduk manis, bisa dipastikan kadar gula dalam darah akan meningkat . Jika gaya hidup tidak diubah, kadar gula darah akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Penyebab dari penyakit gula darh atau diabetes ini adalah kegemukan atau obesitas. Malas berolahraga sehingga glukosa dalam darah terus mengendap, diabetes terjadi karena tubuh tidak bisa menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal, atau jika sel tidak memberikan respon yang tepat terhadap insulin.
Penyakit gula darah atau diabetes merupakan penyakit yang menyebabkan komplikasi paling banyak karena kadar gula dalam darah yang terus meninggi rentan merusak pembuluh darah,syaraf, dan struktur internal lainnya. Sirkulasi darah yang buruk itu apabila melalui pembuluh darah besar akan bisa melukai otak, jantung dan pembuluh darah di kaki. Sementara jika melalui pembuluh darah kecil, bisa merusak mata, ginjal, serta mempengaruhi proses penyembuhan luka pada kulit. Komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes adalah jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Gejala dari penyakit gula darah atauu diabetes adalah :
- Penderita mudah merasakan hasu yang berlebihan sehingga banyak minum. Jika kadar glukosa dalam darah tinggi, maka ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah glukosa yang hilang.
- Padangan kabur
- Pusing
- Mual
- Berkurangnya ketahanan tubuh selama berolahraga
- Luka yang lama sekali sembuhnya
- Timbul infeksi kulit, rasanya sepert dipotong-potong dan gatal-gatal khususnya di kaki
- Mudah lapar,karena setiap kali penderita makan, hormone insulin yang dihasilkan pankreas tidak mampu berfungsi baik, sehingga glukosa dalam makanan yang masuk tidak bisa diubah menjadi glikogen yang disimpan dalam hati dan lemak. Itulah yang menyebabkan penderita diabetes tak mempuntai cadangan energy yang memadai sehingga tubuh meresponnya dengan memunculkan rasa lapar.
- Cepat merasa lelah, dan mengantuk. Kondisi tersebut disebabkan oleh mimimnya unsure glikogen dan lemak yang dibutuhkan untuk menghasilkan energy.
- Bau mulut atau nafas penderita seperti bau aseton
- Ketika pemeriksaan darah, penderita diabetes, memilikin kadar gula saat puasa >126 mg/dL dan pada tes sewaktu > 200 mg/dl. Diakui, cukup sulit mengenali gejala-gejala diabetes. Karena itulah penyakit diabetes disebut silent disease.
Pengobatan penyakit gula darah diabetes ini adalah dengan :
- Pengobatan diabetes meliputi pengendalian berat badan, olahraga, dan diet. Akan tetapi, sebagian besar penderita kesulitan menurunkan berat badan karena tak sanggup berolahraga secara teratur. Untuk itulah penderita menjalankan terapi sulih insulin dan pemberian obat hopoglikemik (penurun kadar gula).
- Terapi sulih insulin dilakukan lewat suntikan. Pemilihan insulin digunakan tergantung pada keinginan penderita untuk mengontrol kadar gulanya, aktivitas harian penderita, kestabilan kadar gula si penderita dari hari ke hari.


Di dalam darah, kadar gula selalu fluktuatif bergantung pada asupan makanan. Kadar paling tinggi tercapai pada 1 jam sesudah makan. Satu jam setelah makan, gula di dalam darah akan mencapai kadar paling tinggi, normalnya tidak akan melebihi 180 mg per 100 cc darah (=180 mg/dl). Kadar 180 mg/dl disebut nilai ambang ginjal. Ginjal, tempat membuat urine, hanya dapat menahan gula kalau kadarnya hanya sampai angka tersebut. Lebih tinggi dari itu, ginjal tidak dapat menahan gula dan kelebihan gula akan keluar bersama urine. Jadilah kencing yang manis.